Hai perkenalkan namaku
lia saat ini aku ingin bercerita mengenai sebuah pengalaman cinta yang
terbilang ini sebuah cinta rahasia ataupun cinta diam-diam yang hanya bisa aku
pendam saat ini hingga sekarang begini ceritanya .
Suatu saat aku bertemu dengan
seorang laki-laki , yaa kita baru saja bertemu setelah sekian lama kami kontak
di media sosial , kami sama-sama satu kampus tapi kami beda fakultas , ya
walaupun satu kampus pasti kalian yang satu kampus pun pasti juga jarang bertemu
bukan? Yaa itulah kami , kami satu kampus tapi jarang untuk bertemu, suatu saat
disebuah acara yang ada di kampus ,entah saat itu aku melihat dia mengisi
disebuah acara tersebut , aku sangat suka music yaa entah sejak kecil aku
sangat suka music jadi aku sangat suka dan menghargai orang yang suka bermain
music , apapun itu genrenya akupun bakal menghargainya . Namun tidak disengaja
entah ini takdir Tuhan atau bagaimana laki-laki tersebut memiliki kelebihan
bermain music, sungguh aku benar-benar mengagumi kelebihannya itu , entah orang
bilang ini karena aku suka atau karena apa akupun tak peduli , aku sendiri
benar-benar menikmati permainan musiknya . Saat aku melihat dia bermain music
sesekali dia tersenyum kepadaku dan melihatku, entahh aku merasa hangat melihat
senyumannya , aku tak mengerti apakah aku yang terlalu berlebihan atau memang
sepertii itu adanya .
Hingga waktu terus
berlalu setelah kejadian itu kita pun terbilang cukup dekat atau bisa dibilang
untuk ukuran anak mudaa sekarang yaitu PDKT , aku mulai memikirkannya terkadang
senyum-senyum yang terbilang tidak jelas atau apalah itu intinya aku merasa
sangat senang berada dengannya . banyak orang bilang cinta itu sering turun
dari mata ke hati ataukah ini yang orang bilang cinta ? yaa jujur aku belum
begitu mengerti arti cinta yang sesungguhnya , timbul pertanyaan –pertanyaan
yang muncul dari hati siapkah aku untuk jatuh cinta lagi?yaa aku sungguh siap
karena aku nggak mau terlalu lama menyesali kisah cinta yang lalu . Suatu hari
pada bulan ketiga kita dekat dia mengajakku untuk meluangkan waktu untuknya ,
yaa sungguh aku tak mau melewatkan kesempatan itu , aku ingin lebih mengenalnya
lebih dekat , aku ingin bersama dia . Hingga hari hari yang ditunggu itu tiba
jujur aku benar-benar tak sabar untuk menunggu hari itu entahh aku sungguh
senang yaa aku senang . Hari itu juga pertama kalinya aku merasakan waktu yang
benar-benar berasa lama yaa itu Cuma bersama kamu jujur saja aku sendiri belum
pernah merasakan pergi bersama hanya
berdua .saat itu kau genggam tanganku , aku merasa kehangatan yaa hangat
sungguh hangat , mungkin jika kamu sendiri itu menganggap kehanggatan seorang
kakak terhadap adik? Tapi? Aku menganggap ini merupakan sebuah kehanggatan yang
berbeda. Sungguh aku tak ingin malam yang indah sungguh indah ini tak pernah
selesai. Namun nyatanya hanya malam itu saja yang terbilang indah , hari-hari
selanjutnya aku merasakan ada yang berbeda , iyaa beerbeda mungkin kamu tak
mampu merasakannya , mungkin hanya aku ynag mampu merasakannya , sungguh dari
sikapmu yang berbeda itu membuatku memutar otak kenapa kamu begini kepadaku
atau ada yang salah dari aku , aku sendiri tak mengerti kenapa kamu bisa
seperti ini ,aku senddiri merasa kamu sudah tidak respect terhadapku , akhirnya
aku memutuskan untuk mundur ,yaa aku mundur ,mungkin orang bilang aku lemah ,
aku mundur sebelum perang , jujur aku nggak mau perang , buat apa perang jika
akhirnya tau yang lebih menyakitkan , dari sikapnya yang tak respect pun aku
tau harus melakukan apa yaa aku memilih untuk mundur . Tapi tak apa aku sungguh
berterima kasih karena kamu udah sempet bikin aku merasakan bahagia ,iyaa
bahagia J
“Kau mendewasakan aku,
membuatku mengerti bahwa kau bukan yang terbaik untukku,
Kau memang tlah
sakitiku namun dengarlah terima kasih kau telah beriku bahagia”
No comments:
Post a Comment